Efesus 4:1-32
(Ayat 24) dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
"Manusia Baru" adalah sebutan yang Paulus berikan kepada jemaat di Efesus sebagai pengikut Kristus. Mereka adalah orang yang percaya kepada Yesus, menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat di dalam hidupnya.
"Manusia Baru" adalah manusia yang diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan. Senantiasa diperbaharui di dalam roh dan pikiran serta menanggalkan manusia lamanya. Hidupnya mau mendengar dan menerima pengajaran di dalam Yesus.
Ciri-ciri seorang manusia baru adalah tidak ada dusta, berkata benar. Ketika marah tidak sampai berbuat dosa dan tidak sampai matahari terbenam. Tidak ada perkataan kotor tetapi perkataan baik dan membangun. Membuang segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan segala kejahatan lainnya.
Sebagai pengikut Kristus kita juga adalah "Manusia Baru", hidup kita harus berbeda dengan orang yang tidak atau belum mengenal Kristus. Hidup yang masih dipenuhi dengan pikiran yang sia-sia. Hidup jauh dari persekutuan dengan Allah, hidup masih dalam kecemaran, hawa nafsu, kedegilan hati dan keserakahan. Akibatnya perasaan kita menjadi tumpul untuk mendengar suara Tuhan (ayat 18-19). Sebaliknya hidup kita harus penuh Roh Kudus yang akan menuntun kita sebagai manusia baru.
SEBAGAI MANUSIA BARU HIDUP KITA HARUS DITUNTUN DAN DIPENUHI ROH KUDUS.
RENUNGKAN:
- Apa yang dimaksud manusia baru?
- Apa ciri manusia baru?
DOA:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

