Rut 3:1-18
(Ayat 5) Lalu kata Rut kepadanya: “Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan.”
Manusia tidak akan pernah lepas dari masalah. Seringkali masalah membuat manusia bertindak dan berkelakuan buruk sehingga memberi dampak buruk pada kehidupannya. Kehidupannya menjadi buruk tidak hanya di mata Tuhan juga di mata manusia.
Rut adalah perempuan asing dari bangsa Moab yang datang ke Israel karena mengikuti Naomi. Setelah ditinggal mati suaminya Rut bisa saja pulang ke Moab berkumpul dengan saudara-saudaranya. Tetapi Rut memutuskan untuk setia bersama mertuanya yang juga hidup sendiri.
Rut seorang yang taat termasuk juga taat kepada mertuanya Naomi. Ia melakukan semua yang Naomi katakan kepadanya. Juga ketika ia disuruh untuk mendatangi Boas secara diam-diam walaupun Rut tahu bahwa hal tersebut dapat menjadi masalah buat dirinya bila diketahui orang lain.
Sebagai seorang yang ditinggal mati suami atau janda. Rut bisa saja menjadi perempuan yang tidak baik. Rut menjaga kehidupannya untuk tetap baik. Semua perbuatan dan kelakuan Rut tidak ada yang mendatangkan cela atau kesan buruk terhadap dirinya.
Seluruh orang di Israel melihat Rut sebagai wanita yang baik, tidak kesan buruk atas dalam kehidupan Rut. Boas salah seorang saudara Naomi, juga pemilik kebun menolong Rut keluar dari masalahnya.
Sikap dan tindakan Rut menjadi contoh bagi kita. Dalam segala situasi dan kondisi yang kita alami, kita harus tetap menjadi pribadi yang baik dan benar. Jangan membuka celah dengan perbuatan buruk atau negatif yang dapat membuat diri kita menjadi buruk. Baik di mata Tuhan maupun di mata orang lain.
TETAP BERSIKAP BENAR SEKALIPUN SITUASI DAN KONDISI KITA TIDAK BAIK.
RENUNGKAN:
- Apa yang Rut lakukan sehingga semua orang tidak menjelekan Rut?
- Bagaimana bersikap baik dan benar ketika dalam kondisi tidak baik?
DOA:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)