DI TANGAN TUHAN

Semudah membalikkan telapak tangan

2 Raja-Raja 20:1-21
(Ayat 6) “Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur; Aku akan memagari kota ini oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku.”

Shalom adik-adik,
Umur manusia ada di tangan Tuhan Yesus, hanya Tuhan Yesus yang menentukan hidup mati seseorang. Sekalipun seseorang sudah sakit parah tetapi kalau Tuhan Yesus belum izinkan maka orang tidak akan mati bahkan sembuh. Sebaliknya kalau Tuhan Yesus menghendaki orang yang sehat bisa tiba-tiba Tuhan Yesus panggil atau meninggal.

Adik-adik, raja Hizkia jatuh sakit, Allah melalui nabi Yesaya sudah menyampaikan bahwa Hizkia tidak akan sembuh bahkan akan mati. Hizkia kemudian berdoa, menangis dan merendahkan diri di hadapan Allah. Semua yang dilakukan Hizkia melunakkan hati Allah, alhasil Hizkia diperpanjang umurnya hingga lima belas tahun dan Allah juga melepaskan kota Yehuda dari raja Asyur.

Seberapa beratnya sakit dan beban yang adik-adik derita, bahkan Dokter sudah menyerah dan angkat tangan. Tetapi umur adik-adik di tangan Tuhan Yesus bukan di tangan dokter. Bagi Tuhan Yesus tidak ada yang mustahil, Tuhan Yesus sanggup melakukan perkara yang mustahil.

Adik-adik harus tetap percaya, terus berseru dan berharap kepada Tuhan Yesus. Berdoa dan rendahkan diri di hadapan Tuhan Yesus. Bertobat dan minta ampun bila adik-adik diingatkan ada dosa yang belum dibereskan maka Tuhan Yesus akan turun tangan dan memulihkan adik-adik.

JANGAN TAKUT DENGAN KEMATIAN KARENA UMUR ADIK-ADIK DI TANGAN TUHAN YESUS.

RENUNGKAN:

  • Kenapa saya tidak boleh menyerah bahkan takut dengan kematian?
  • Apa yang harus saya lakukan bila dokter berkata saya tidak mungkin bisa sembuh?

DOA:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)