REFORMASI ROHANI

DH-Berseru Kepada Tuhan

2 Raja-Raja 23:1-37
(Ayat 3) Sesudah itu berdirilah raja dekat tiang dan diadakannyalah perjanjian di hadapan Tuhan untuk hidup dengan mengikuti Tuhan, dan tetap menuruti perintah-perintah-Nya, peraturan-peraturan-Nya dan ketetapan-ketetapan-Nya dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan untuk menepati perkataan perjanjian yang tertulis dalam kitab itu. Dan seluruh rakyat turut mendukung perjanjian itu.

Reformasi adalah perubahan secara total. Reformasi perlu dilakukan bila keadaan tidak mengalami perubahan bahkan semakin memburuk. Reformasi rohani juga perlu dilakukan bila merasakan Tuhan jauh dari hidup kita.

Raja Yosia dalam kepemimpinannya mendapatkan kembali kitab Taurat. Yosia mengetahui perbuatan yang dilakukan raja-raja Israel dan Yehuda sangat menyakitkan hati Tuhan. Mereka telah mengikuti bangsa kafir khususnya dalam hal penyembahan berhala.

Reformasi rohani terjadi di zaman pemerintahan Yosia. Bersama dengan para nabi dan para imam di depan bangsa Israel dan Yehuda menyatakan untuk kembali kepada Allah seperti yang dituliskan di kitab Taurat. Semua yang berhubungan dengan penyembahan berhala mereka tinggalkan. Semua benda yang berhubungan dengan berhala dimusnahkan dan bangsa Israel kembali kepada Allah.

Hal ini juga yang harus kita lakukan bila jauh dari Tuhan, yaitu melakukan reformasi rohani untuk kembali kepada Tuhan. Semua yang tidak berkenan dengan Tuhan harus kita buang dan musnahkan. Berjanji untuk hidup melakukan perintah Tuhan maka pembebasan seutuhnya akan terjadi dan Tuhan akan kembali menyertai kita.

REFORMASI ROHANI HARUS KITA LAKUKAN UNTUK DEKAT KEMBALI DENGAN TUHAN.

RENUNGKAN:

  • Apa yang dimaksud reformasi rohani?
  • Kapan reformasi rohani harus saya lakukan?

DOA:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)