MENGANDALKAN ALLAH

Selalu Mengandalkan Allah

2 Tawarikh 13:1-22
(Ayat 18) Demikianlah orang Israel ditundukkan pada waktu itu, sedang orang Yehuda menjadi kokoh, karena mereka mengandalkan diri kepada Tuhan, Allah nenek moyang mereka.

Kata mengandalkan memiliki pengertian menaruh kepercayaan. Mengandalkan Tuhan adalah kunci kemenangan. Ketika mengandalkan Tuhan maka kemenangan ada di pihak kita. Sebaliknya ketika tidak mengandalkan Allah, walau musuh yang dihadapi lebih kecil atau lebih lemah, kita tidak akan menang bahkan bisa kalah.

Hal ini terjadi pada bangsa Israel yang berjumlah sepuluh suku. Mereka memiliki pasukan yang besar tetapi tidak dapat mengalahkan kerajaan Yehuda yang hanya terdiri dari dua suku dan memiliki pasukan sedikit.

Suku Yehuda mengandalkan atau menaruh kepercayaan kepada Allah. Allah membuktikan bahwa diri-Nya pantas diandalkan. Allah menyatakan kuasa-Nya dengan memberikan kemenangan dan mengokohkan kerajaan Yehuda.

Demikian juga akan terjadi dalam hidup kita bila mengandalkan Tuhan. Kita akan dapat mengalahkan semua masalah dan pergumulan. Tidak ada yang bisa dan sanggup mengatasi kuasa Allah karena Allah maha besar. Oleh karena itu, kita harus selalu mengandalkan Allah dalam kehidupan kita.

|| Kita harus selalu mengandalkan Tuhan bila ingin menang atas semua masalah. ||

Renungkan:

  • Apa maksudnya mengandalkan Tuhan?
  • Apa yang terjadi bila saya mengandalkan Tuhan?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)