MILIKI EMPATI

Miliki Empati

Ayub 6:1-30
(Ayat 24) Ajarilah aku, maka aku akan diam; dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat.

Tidak semua masalah disebabkan oleh dosa. Ada kalanya Tuhan mengizinkan masalah terjadi untuk kita naik tingkat dan mengalami berkat Tuhan yang lebih besar. Pada saat dalam kondisi dalam masalah yang dibutuhkan dukungan dari orang terdekat termasuk teman-teman.

Penderitaan Ayub luar biasa beratnya, harta benda ludes, sepuluh anaknya tewas mengenaskan dan tubuhnya dipenuhi penyakit kulit yang sangat gatal. Ayub membutuhkan dukungan untuk dapat kuat menghadapinya. Tetapi istri dan teman-temannya sebaliknya menuduh Ayub. Semua yang terjadi karena Ayub berdosa dan membuat Ayub semakin menderita.

Perkataan teman-teman Ayub menjadi pelajaran untuk kita ketika menghadapi orang yang sedang dalam kesusahan. Kita harus hati-hati dengan perkataan yang kita ucapkan. Kita harus memiliki empati sehingga bisa merasakan penderitaannya dan menguatkan mereka dengan perkataan yang membangun.

|| Miliki empati sehingga perkataan kita bisa menguatkan yang lemah. ||

Renungkan:

  • Kenapa saya harus memiliki empati terhadap sahabat yang dalam masalah?
  • Perkataan apa yang saya harus ucapkan terhadap teman yang dalam masalah?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)