Ayub 13:1-28
(Ayat 3) Tetapi aku, aku hendak berbicara dengan Yang Mahakuasa, aku ingin membela perkaraku di hadapan Allah.
Shalom adik-adik,
Selama hidup adik-adik tidak akan luput dari masalah atau penderitaan. Semuanya tetap di bawah kuasa dan kendali Tuhan Yesus. Tuhan Yesus sedang melihat iman adik-adik melalui penderitaan yang dialami. Ayub hidupnya benar dan tidak bercela di hadapan Allah. Penderitaan menimpa hidupnya tetapi imannya tetap percaya kepada Allah.
Adik-adik, penderitaan yang menimpa Ayub adalah perbuatan iblis yang Allah izinkan. Iblis berusaha menjatuhkan iman Ayub. Kehilangan segalanya tidak membuat Ayub menjadi lemah dan putus asa. Allah akhirnya kembali memulihkan keadaan Ayub, bahkan dua kali lipat dari keadaan Ayub sebelumnya.
Hal yang sama juga mungkin adik-adik alami. Adik-adik harus kuat ketika dalam penderitaan. Semua yang terjadi dalam hidup adik-adik tetap di bawah kuasa dan kendali Tuhan Yesus. Semua penderitaan tidak melebihi kekuatan adik-adik. Tuhan Yesus pasti menolong dan memulihkan.
Adik-adik harus memiliki respon yang baik terhadap penderitaan yang adik-adik alami. Belajar memahami kehendak Tuhan Yesus. Hidup adik-adik milik Tuhan Yesus, rencana Tuhan Yesus tetap yang terbaik bagi adik-adik. Tetap kuat dan terus miliki iman karena Tuhan Yesus akan memulihkan keadaan adik-adik.
|| Tetap kuat karena semua penderitaan untuk kebaikan adik-adik. ||
Renungkan:
- Kenapa saya harus tetap kuat ketika dalam penderitaan?
- Bagaimana caranya saya bisa kuat ketika dalam penderitaan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

