Ayub 17:1-16
(Ayat 1) Semangatku patah, umurku telah habis, dan bagiku tersedia kuburan.
Shalom adik-adik,
Masalah, persoalan dan pergumulan serta tidak melihat atau memiliki jalan keluar, semuanya sering kali membuat seseorang memiliki pemikiran untuk mengambil jalan pintas atau bunuh diri, tidak tahu untuk apa hidup lagi. Dengan kematian maka semuanya akan selesai.
Adik-adik, hal ini terjadi dan menimpa Ayub, kondisi dan keadaan Ayub membuat hidupnya patah semangat. Adik-adik, timbul pemikiran dalam diri Ayub yaitu jalan pintas atau mengakhiri hidupnya karena telah tersedia kuburan baginya. Kematian adalah jalan yang terbaik menurut Ayub.
Suatu pemikiran yang salah bila adik-adik memiliki dan mengambil tindakan jalan pintas atau mengakhiri hidup. Adik-adik tidak mengenal Allah Bapa atau Tuhan Yesus dengan baik karena di dalam Tuhan Yesus selalu ada pengharapan dan jalan keluar.
Adik-adik jangan pernah berpikiran dengan mengakhiri hidup atau bunuh diri maka masalah selesai. Masalah adik-adik di dunia memang semua selesai tetapi masalah yang baru yaitu masalah dalam kekekalan sudah menanti. Mengakhiri hidup adalah jalan pintas ke penghukuman kekal di neraka.
Hidup adalah anugerah Tuhan Yesus dan adik-adik yang tahu maka akan hidup penuh dengan ucapan syukur. Tuhan Yesus senantiasa menyertai adik-adik, tidak pernah meninggalkan dan membiarkan adik-adik. Bahkan turut bekerja dalam kehidupan adik-adik untuk mendatangkan kebaikan. Pertolongan Tuhan Yesus tidak pernah terlambat bagi adik-adik yang terus berharap.
|| Mengakhiri hidup adalah jalan pintas ke neraka bagi adik-adik yang tidak kenal Tuhan Yesus. ||
Renungkan:
- Apakah saya pernah berpikir untuk mengakhiri hidup?
- Bagaimana kamu mengatasi bila ada pikiran tersebut?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

