Ayub 23:1-17
(Ayat 2) Sekarang ini keluh kesahku menjadi pemberontakan, tangan-Nya menekan aku, sehingga aku mengaduh.
Keluh kesah memiliki pengertian ungkapan yang keluar karena perasaan susah atau menderita sesuatu yang berat, kesakitan, dsb. Keluh kesah yang berkepanjangan dapat menjadi suatu pemberontakan di mata Allah.
Orang yang berkeluh kesah adalah orang yang tidak percaya bahwa Allah turut bekerja di dalam kehidupannya. Semua yang terjadi dalam kehidupannya termasuk penderitaan akan mendatangkan kebaikan bagi dirinya.
Ayub mengalami penderitaan yang sangat berat. Harta bendanya ludes, anak-anaknya semua mati. Istrinya menyuruhnya untuk mengumpat Allah. Teman-temannya menghakimi Ayub dengan tuduhan semua penderitaan karena berbuat dosa. Ayub mengungkapkan perasaannya yang sedang menderita. Ayub tahu keluh kesah menjadi pemberontakan di hadapan Allah.
Kita harus mengucap syukur untuk semua yang terjadi dalam hidup kita termasuk ketika dalam masalah atau pergumulan. Tuhan selalu bersama kita bahkan turut bekerja di dalamnya. Semua untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Dengan mengucap syukur ada kekuatan yang membuat kita kuat melewati semuanya. Tuhan akan turun tangan menolong kita.
|| Keluh kesah merupakan penghambat untuk kita menerima pemulihan dan berkat Tuhan. ||
Renungkan:
- Kenapa saya tidak boleh berkeluh kesah?
- Apa yang terjadi bila saya terus berkeluh kesah?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

