Mazmur 10:1-18
(Ayat 12) Bangkitlah, Tuhan! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu, janganlah lupakan orang-orang yang tertindas.
Shalom adik-adik,
Pemazmur atau raja Daud ketika dalam kesesakan berseru kepada Allah, mengingatkan Allah akan janji-Nya untuk tidak melupakan orang yang lemah dan tertindas. Pemazmur percaya kepada Allah dan janji-Nya pasti akan digenapi.
Sering kali pada saat berada dalam pergumulan dan kesesakan, banyak orang, termasuk adik-adik juga, mungkin memiliki respons negatif. Adik-adik berkeluh kesah dan bersungut-sungut kepada Tuhan Yesus, bahkan menyalahkan Tuhan Yesus atas semua yang terjadi.
Pada saat respons adik-adik negatif, adik-adik menjadi orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus kalau semua rencana Tuhan Yesus akan mendatangkan kebaikan bagi adik-adik. Sikap negatif adik-adik sebaliknya akan menambah penderitaan semakin berat.
Adik-adik harus memiliki sikap seperti Pemazmur, ketika dalam kesesakan datang kepada Tuhan Yesus dan berseru. Ingatkan Tuhan Yesus akan janji-Nya kepada adik-adik, kemudian adik-adik harus percaya dan sabar menunggu waktu Tuhan Yesus. Pertolongan Tuhan Yesus tidak pernah terlambat dan pasti dinyatakan dalam hidup adik-adik. Tuhan Yesus pasti memulihkan kita seperti Allah memulihkan Ayub.
|| Berseru kepada Tuhan Yesus ketika adik-adik dalam kesesakan dan ingatkan Tuhan Yesus akan janji-Nya. ||
Renungkan:
- Apa yang harus saya lakukan ketika dalam kesesakan?
- Apa yang terjadi bila saya memiliki respons negatif ketika dalam kesesakan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

