Mazmur 28:1-9
(Ayat 7) Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.
Daud percaya sepenuhnya kepada Allah. Daud tidak takut kepada siapa pun karena Allah menjadi kekuatan dan perisai dalam hidupnya. Ketika menggembalakan kambing dombanya, Daud sering kali menghadapi binatang buas yang hendak mengganggu. Dengan berani dan tanpa takut, Daud menghalau semua binatang buas tersebut.
Bahkan ketika bangsa Israel ditantang dan dihina oleh Goliat, prajurit bangsa Filistin, tidak ada satu orang pun dari prajurit Israel yang berani melawan Goliat. Tetapi Daud dengan berani maju menerima tantangan Goliat. Tanpa menggunakan baju perang dan senjata perang, tetapi dengan membawa ketapel dan nama Allah, Daud maju melawan Goliat dan Daud mampu mengalahkan Goliat.
Kuasa dan penyertaan yang sama juga Allah akan nyatakan atas kita bila percaya kepada Allah dan menjadikan Allah kekuatan dan perisai dalam hidup kita. Bila Allah bersama kita, maka tidak ada kuasa apa pun yang bisa menang melawan kita.
Goliat apa yang saat ini kita hadapi? Goliat yang kita hadapi saat ini bukan manusia, tetapi Goliat dalam bentuk masalah, persoalan, pergumulan, dan lainnya. Semuanya pasti dapat kita kalahkan. Allah yang akan berperang menggantikan kita dan memberikan kemenangan. Jadikan Allah perisai dan kekuatan, maka kita menjadi umat pemenang.
|| Semua Goliath dapat dikalahkan bila Tuhan menjadi perisai dan kekuatan kita. ||
Renungkan:
- Goliath apa yang saat ini saya hadapi?
- Bagaimana caranya menang melawan Goliath?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

