Mazmur 44:1-26
(Ayat 1) Ya Allah, dengan telinga kami sendiri telah kami dengar, nenek moyang kami telah menceritakan kepada kami perbuatan yang telah Kau lakukan pada zaman mereka, pada zaman purbakala.
Orang Israel memiliki kebiasaan menceritakan pengalaman hidup mereka dengan Allah kepada anak cucu. Mereka menceritakan kebesaran dan kedahsyatan Allah, yang sudah melepaskan bangsa Israel dari perbudakan dan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir.
Mereka juga menceritakan pengalaman pahit setelah keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. Perjalanan yang penuh dengan tantangan dan bahaya serta ketidaktaatan mereka kepada Allah. Bangsa Israel berseru minta ampun dan pertolongan Allah dinyatakan.
Tujuan diceritakannya pengalaman hidup bersama Allah adalah supaya keturunan mereka ingat Allah dan tidak meninggalkan Allah. Allah yang tidak pernah berubah dahulu, sekarang dan selamanya. Hal ini menjadi salah satu cara untuk membangkitkan iman.
Hal ini juga yang harus kita lakukan, yaitu menceritakan atau bersaksi tentang Yesus. Bukan hanya kepada anak cucu tetapi juga kepada setiap jiwa. Menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat di dalam hidup kita supaya mereka juga mengalami kasih Tuhan, dipulihkan dan diselamatkan. Bahkan melalui kesaksian kita, iblis dikalahkan.
|| Ceritakan tentang Tuhan Yesus sehingga jiwa-jiwa kenal dan diselamatkan Tuhan. ||
Renungkan:
- Mengapa saya harus menceritakan tentang Tuhan?
- Apa yang harus saya ceritakan tentang Tuhan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

