Mazmur 66:1-20
(Ayat 1-2) Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
Puji-pujian adalah ekspresi kekaguman, pengagungan dan ucapan syukur. Tuhan rindu di dalam kehidupan umat-Nya dipenuhi dengan pujian akan kebesaran-Nya. Allah layak mendapatkan puji-pujian atas semua yang Allah telah lakukan atas umat-Nya.
Allah adalah pribadi yang suka puji-pujian. Allah akan hadir ketika umat-Nya menaikkan pujian-pujian. Ketika ada puji-pujian, maka Allah akan menyatakan kuasa-Nya. Bait Suci Salomo dipenuhi oleh awan kemuliaan Tuhan karena ada puji-pujian yang dinaikkan oleh bangsa Israel sebagai umat Tuhan.
Pujian-pujian juga merupakan kunci untuk umat-Nya masuk dalam hadirat Tuhan. Kita harus naik puji-pujian bila ingin masuk dalam hadirat Allah. Dalam hadirat Allah maka kita akan merasakan kasih dan kuasa Tuhan. Kita akan mengalami kelegaan dan kelepasan.
Puji-pujian harus menjadi gaya hidup kita sebagai anak Tuhan. Puji-pujian kepada Tuhan seharusnya tidak hanya dilakukan dengan suara, tetapi juga dalam kehidupan kita. Melalui perkataan dan perbuatan kita yang memuliakan Tuhan. Semua menjadi puji-pujian yang menyenangkan Tuhan.
|| Puji-pujian akan menghadirkan Tuhan dan kuasa-Nya akan dinyatakan. ||
Renungkan:
- Bagaimana menghadirkan Tuhan di dalam kehidupan saya?
- Apakah dampak ketika puji-pujian kepada Tuhan dinaikkan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

