Mazmur 109:1-31
(Ayat 2) “Sebab mulut orang fasik dan mulut penipu ternganga terhadap aku, mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta;”
Shalom adik-adik,
Dalam kehidupan sehari-hari, adik-adik tidak selalu dapat menghindari perkataan dusta, fitnah atau tuduhan dari orang lain. Perkataan manusia dapat menyakitkan hati, tetapi jangan biarkan perkataan itu menghancurkan iman dan sukacita adik-adik.
Adik-adik, Pemazmur mengalami hal yang sama ketika orang fasik berbicara dengan lidah yang penuh kebohongan. Pemazmur menyerahkannya kepada Tuhan ketika menghadapi fitnah dan tuduhan yang tidak benar. Jangan membalas dengan kebencian atau membalas dusta dengan dusta.
Adik-adik harus tetap jaga hati, hidup dalam kebenaran, dan menyerahkan pembelaan kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mengetahui setiap perkataan yang tersembunyi dan melihat kebenaran yang sesungguhnya.
Mungkin saat ini ada orang yang salah memahami adik-adik, menuduh adik-adik, atau membicarakan adik-adik dengan tidak benar. Adik-adik harus tetap tenang dan percaya bahwa Tuhan Yesus adalah hakim yang adil. Jangan takut terhadap fitnah sebab Tuhan Yesus sanggup membela dan memulihkan adik-adik yang tetap berjalan dalam kebenaran.
|| Jangan takut difitnah karena Tuhan Yesus akan membela adik-adik yang benar. ||
Renungkan:
- Apakah saya tetap berkata benar dan menjaga hati ketika menghadapi fitnah?
- Apa yang saya lakukan terhadap orang yang berkata fitnah atau tidak benar?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

