Mazmur 129:1-8
(Ayat 6) Mereka seperti rumput di atas sotoh, yang menjadi layu, sebelum dicabut.
Rumput yang tumbuh di atas sotoh atau atap rumah tidak memiliki tanah yang cukup untuk menopang kehidupannya. Ketika panas datang, rumput itu cepat mengering dan layu. Gambaran ini mengingatkan kita bahwa segala sesuatu yang dibangun tanpa dasar yang benar dan tanpa Tuhan tidak akan bertahan lama.
Dalam kehidupan ada kalanya orang yang tidak hidup dalam kebenaran tampak berhasil dan kuat. Mereka mungkin memiliki kedudukan, kekayaan atau pengaruh yang besar. Tetapi apa yang kelihatan kuat di mata manusia belum tentu memiliki dasar yang kokoh di hadapan Tuhan.
Kejahatan dan kesombongan mungkin bertumbuh, tetapi waktunya sementara karena pada waktunya akan layu. Sebagai anak Tuhan, kita tidak boleh iri kepada orang yang hidupnya jauh dari Tuhan. Kita harus hidup dalam kebenaran sekalipun menghadapi tekanan dan ketidakadilan. Seperti pohon yang berakar kuat, kehidupan yang berakar di dalam Tuhan akan memperoleh kekuatan untuk bertahan menghadapi panasnya pergumulan dan berbagai musim kehidupan.
Jangan kita hanya mengejar keberhasilan yang sementara. Bangunlah kehidupan kita di atas firman Tuhan. Tetap setia kepada-Nya apa pun kondisi dan keadaan kita. Semua yang kita bangun yang berakar pada Tuhan akan kokoh dan bertahan sampai selama-lamanya.
|| Kita akan seperti rumput yang layu bila membangun kehidupan tidak berakar kepada Tuhan. ||
Renungkan:
- Apakah hidup saya sedang berakar kuat pada Tuhan atau hanya tampak baik di permukaan seperti rumput di atas sotoh?
- Bagaimana cara membangun kehidupan yang berakar pada Tuhan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

