HIDUP DALAM KERUKUNAN

Jangan bergaul

Mazmur 133:1-3
(Ayat 1) Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!

Shalom adik-adik,
Kerukunan adalah sesuatu yang indah di hadapan Tuhan. Ketika adik-adik hidup dalam kasih, saling menghargai, dan tidak membiarkan perbedaan menjadi alasan untuk terpecah, maka kehidupan adik-adik bersama menjadi penuh damai dan sukacita.

Adik-adik, kerukunan bukan berarti semua orang harus memiliki pendapat dan karakter yang sama. Kerukunan berarti adik-adik belajar menerima perbedaan, mengampuni kesalahan, dan memilih untuk menjaga kasih daripada mempertahankan ego.

Sebagai anak Tuhan Yesus, adik-adik dipanggil bukan untuk mencari siapa yang paling benar, tetapi untuk menjadi pembawa damai dan membangun satu dengan yang lain.
Di dalam keluarga, gereja, pekerjaan, maupun komunitas. Kerukunan membutuhkan kerendahan hati.

Adik-adik perlu belajar mendengar, memahami, menahan perkataan yang dapat melukai serta tidak menyimpan kepahitan. Ketika kasih Kristus menjadi dasar hubungan adik-adik, perbedaan tidak lagi menjadi tembok, melainkan kesempatan untuk adik-adik saling melengkapi dan bertumbuh bersama.

Adik-adik harus menjadi pribadi yang membawa kerukunan di mana pun Tuhan Yesus menempatkan adik-adik. Jangan menjadi sumber perpecahan, tetapi jadilah pembawa damai. Ketika adik-adik hidup dalam kasih dan kerukunan, di sanalah Tuhan Yesus menyatakan berkat dan sukacita-Nya.

|| Hidup dalam kerukunan akan mendatangkan berkat dan sukacita Tuhan Yesus. ||

Renungkan:

  • Mengapa saya harus hidup rukun?
  • Bagaimana caranya saya bisa hidup rukun?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)