Mazmur 144:1-15
(Ayat 3) Ya Tuhan, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya.
Pemazmur mengajak kita merenungkan betapa besar kasih dan perhatian Tuhan kepada manusia. Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia dibanding ciptaan Tuhan yang lain tetapi manusia tetap terbatas dan lemah. Tuhan tidak mengabaikan manusia terlebih lagi kita yang percaya kepada-Nya. Tuhan selalu memperhatikan dan mendengar seruan kita.
Sering kali kita merasa kecil dan tidak berarti atau tidak diperhatikan oleh orang lain. Tetapi Firman Tuhan mengingatkan bahwa nilai hidup kita tidak ditentukan oleh penilaian manusia. Tuhan melihat kita dengan kasih-Nya. Bahkan ketika tidak ada seorang pun yang memahami pergumulan kita tetapi Tuhan tetap hadir dan peduli terhadap setiap keadaan yang kita alami.
Kesadaran bahwa Tuhan memperhatikan kita seharusnya mendorong kita untuk hidup dalam kerendahan hati dan ucapan syukur. Kita tidak boleh menyia-nyiakan perhatian-Nya dengan hidup sembarangan melainkan merespons kasih itu melalui ketaatan, doa, dan perbuatan yang berkenan kepada-Nya.
Tuhan begitu peduli dan berkenan memperhatikan kehidupan kita. Kita juga harus memperhatikan dan mengasihi Tuhan. Lakukan perintah Tuhan yang tertulis dalam Alkitab, buku yang berisi Firman Tuhan untuk kita hidup dalam kasih karunia-Nya dan kita akan selalu menjadi fokus Tuhan.
|| Fokus Tuhan selalu kepada kita yang mau melakukan perintah-Nya. ||
Renungkan:
- Siapa yang menjadi fokus Tuhan?
- Apa yang Tuhan lakukan kepada kita yang melakukan perintah-Nya?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

