MENJADI PUJI-PUJIAN

Pujian kepada Tuhan

Mazmur 148:1-14
(Ayat 14) Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya, menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya, bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya. Haleluya!

“Menjadi puji-pujian” berarti kehidupan kita dapat menjadi kesaksian tentang kasih dan kebesaran Tuhan. Melalui perkataan, sikap, pekerjaan, dan cara kita menghadapi setiap keadaan, orang lain dapat melihat bahwa Tuhan bekerja dalam hidup kita. Bukan untuk meninggikan diri sendiri, melainkan supaya Tuhan dimuliakan.

Mazmur 148:14 mengingatkan kita bahwa Tuhan meninggikan umat-Nya dan menjadikan mereka sebagai puji-pujian bagi-Nya. Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang dikasihi-Nya, tetapi terus menyatakan kebaikan dan pertolongan-Nya dalam kehidupan mereka. Karena itu, jangan merasa hidup kita tidak berarti di hadapan Tuhan.

Tuhan berkenan kepada umat yang dekat kepada-Nya. Kedekatan dengan Tuhan dibangun melalui doa, membaca firman, menyembah dan menaati kehendak-Nya. Ketika kita terus mendekat kepada Tuhan maka kita akan semakin mengenal hati-Nya dan mempercayakan seluruh kehidupan kita kepada-Nya.

Kita harus menjalani hari-hari dengan hati yang bersyukur dan hidup yang memuliakan Tuhan. Apa pun keadaan yang sedang kita hadapi, tetap percaya bahwa kita adalah umat yang dikasihi-Nya. Biarlah kehidupan kita menjadi kesaksian yang membawa pujian bagi Tuhan.

|| Hidup yang bersyukur akan menjadi puji-pujian yang memuliakan Tuhan. ||

Renungkan:

  • Mengapa saya harus hidup bersyukur?
  • Apa dampak ketika hidup saya memuliakan Tuhan?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)