Amsal 1:1-33
(Ayat 8) Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu.
Shalom adik-adik,
Amsal 1:8 mengajarkan adik-adik untuk mendengarkan didikan ayah dan tidak menyia-nyiakan ajaran ibu. Nasihat dari orang tua merupakan bentuk kasih dan perhatian yang Tuhan Yesus berikan melalui keluarga. Didikan yang baik menolong adik-adik belajar membedakan yang benar dan yang salah serta membentuk kehidupan yang berkenan kepada Tuhan Yesus.
Sering kali adik-adik merasa sudah cukup dewasa dan mampu mengambil keputusan sendiri sehingga mengabaikan nasihat orang tua. Namun, pengalaman dan kebijaksanaan mereka dapat menjadi pelajaran berharga bagi adik-adik. Kerendahan hati untuk mendengar dan menerima nasihat akan menolong adik-adik menghindari banyak kesalahan dalam menjalani kehidupan.
Sebagai anak Tuhan Yesus maka adik-adik juga dipanggil untuk menghormati orang tua dan menghargai setiap didikan yang benar. Jangan hanya mendengar nasihat, tetapi renungkan dan lakukan apa yang sesuai dengan firman Tuhan. Ketika adik-adik mau menerima didikan dengan hati yang terbuka, Tuhan Yesus dapat memakai nasihat tersebut untuk membentuk karakter dan menuntun langkah adik-adik.
Adik-adik harus belajar menjadi pribadi yang rendah hati dan mau diajar. Hargailah didikan ayah dan ajaran ibu serta bawalah setiap nasihat dalam doa supaya adik-adik dapat memahami kehendak Tuhan Yesus. Adik-adik yang mau mendengar didikan akan semakin bertumbuh dalam hikmat dan memiliki kehidupan yang semakin berkenan kepada Tuhan Yesus.
|| Kita yang mendengar didikan sesuai dengan Firman Tuhan akan memiliki hikmat dan hidup yang berkenan kepada Tuhan. ||
Renungkan:
- Kenapa anak harus mendengar didikan orang tua?
- Apa yang terjadi bila seorang anak mendengar didikan orang tua?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

