Amsal 2:1-22
(Ayat 7) Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya.
Penulis Amsal mengingatkan kita bahwa Tuhan menyediakan pertolongan bagi orang yang hidup dalam kejujuran. Di tengah dunia yang sering mengajarkan kita untuk mencari jalan mudah tetapi Tuhan memanggil kita untuk tetap berjalan dalam kebenaran. Kejujuran bukan hanya perkataan tetapi sikap hati yang tetap benar sekalipun tidak ada orang yang melihat.
Tuhan akan menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya. Perisai melindungi seseorang dari serangan dan bahaya. Demikian pula Tuhan akan menjaga dan menyertai orang yang berusaha hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Perlindungan Tuhan bukan berarti kita tidak akan menghadapi masalah tetapi kita percaya bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita ketika dalam pergumulan.
Jangan mengorbankan kejujuran demi keuntungan sesaat. Kita harus tetap melakukan yang benar meskipun mungkin tidak langsung mendapatkan penghargaan. Percayalah bahwa Tuhan melihat setiap ketulusan dan kesetiaan kita. Pertolongan-Nya datang pada waktu yang tepat, dan penyertaan-Nya menjadi kekuatan ketika kita merasa lemah.
Kita harus hidup jujur, tulus dan tidak bercela di hadapan Tuhan. Jadikan firman-Nya sebagai pedoman dalam setiap keputusan dan langkah kita. Ketika kita memilih berjalan dalam kebenaran maka kita bersandar pada Tuhan sebagai Penolong dan Perisai, sebab Dia setia menjaga orang yang hidup berkenan kepada-Nya.
|| Pertolongan dan perisai Tuhan senantiasa ada pada orang yang hidupnya jujur dan tingkah lakunya sesuai kebenaran. ||
Renungkan:
- Bagaimana caranya Tuhan menjadi penolong dan perisai dalam hidup saya?
- Apa yang Tuhan lakukan kepada orang yang jujur dan tingkah lakunya tidak bercela?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

