JAUHI GODAAN

Jangan Sembunyikan Dosa

Amsal 5:1-23
(Ayat 20) Hai anakku, mengapa engkau berahi akan perempuan jalang, dan mendekap dada perempuan asing?

Penulis Amsal mengingatkan kita dengan tegas bahwa godaan sering kali dimulai dari keinginan yang dibiarkan tumbuh di dalam hati. Tuhan menghendaki agar kita tidak bermain-main dengan sesuatu yang dapat membawa kita menjauh dari kekudusan dan kehendak-Nya.

Godaan dosa sering terlihat menarik dan menyenangkan pada awalnya, tetapi di baliknya terdapat konsekuensi yang dapat merusak kehidupan, keluarga, kepercayaan, dan hubungan kita dengan Tuhan. Karena itu, kita perlu menjaga pikiran, hati, mata dan pergaulan. Jangan memberi kesempatan kepada keinginan yang salah untuk menguasai diri kita.

Kekuatan untuk menjaga kekudusan bukan hanya berasal dari kemampuan manusia, tetapi dari hati yang terus dekat kepada Tuhan. Ketika kita mengisi hidup dengan Firman Tuhan, doa dan persekutuan yang benar, kita akan memiliki kepekaan untuk membedakan mana yang berkenan kepada Tuhan dan mana yang harus kita jauhi. Belajar berkata “tidak” sebelum godaan berubah menjadi kejatuhan.

Kita harus jaga hati dan setia kepada Tuhan. Jangan menukar berkat yang Tuhan percayakan dengan kenikmatan sesaat. Tuhan akan memberikan hikmat, kekuatan dan hati yang takut akan Dia sehingga kita mampu hidup dalam kekudusan dan menikmati kehidupan yang diberkati Tuhan.

|| Jauhi godaan yang dapat membuat kita jatuh dalam dosa. ||

Renungkan:

  • Kenapa saya harus menjauhi godaan?
  • Bagaimana caranya menjauhi godaan?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)