KEMURAHAN DAN KEKERASAN TUHAN

Taman Eden

Roma 11:1-36 (Ayat 22) Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong.

BERSERU KEPADA TUHAN

Siapa Yang Berseru Pasti Diselamatkan

Roma 10:1-21 (Ayat 13) Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

BERSERU KEPADA TUHAN

Musuh Tuhan

Roma 10:1-21 (Ayat 13) Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

KASIH KARUNIA

DH-Kasih Karunia

Roma 9:1-33 (Ayat 18) Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

KASIH KARUNIA

Jagalah Hatimu

Roma 9:1-33 (Ayat 18) Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

TUHAN TURUT BEKERJA

Jangan Tidak Percaya

Roma 8:1-39 (Ayat 28) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

TUHAN TURUT BEKERJA

Salib Yesus

Roma 8:1-39 (Ayat 28) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

TAWANAN HUKUM DOSA

DH-Tawanan Roh

Roma 7:1-25 (Ayat 23) Tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.

TAWANAN HUKUM DOSA

DHK-Jangan Ingat Kesedihan Masa Lalu

Roma 7:1-25 (Ayat 23) Tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.

HAMBA KEBENARAN

DH-Hamba Yang Setia

Roma 6:1-23 (Ayat 18) “Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran”.