Markus 9:1-50 (Ayat 50) Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.
TETAP MENJADI GARAM
Markus 9:1-50 (Ayat 50) Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.
MENGIKUTI YESUS
Markus 8:1-38 (Ayat 34) Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salib dan mengikuti Aku.
MENGIKUTI YESUS
Markus 8:1-38 (Ayat 34) Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salib dan mengikuti Aku.
JAGA HATI
Markus 7:1-37 (Ayat 21) Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan.
JAGA HATI
Markus 7:1-37 (Ayat 21) Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan.
BERAPA BANYAK
Markus 6:1-56 (Ayat 38) Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!” Sesudah memeriksanya mereka berkata: “Lima roti dan dua ikan.”
BERAPA BANYAK
Markus 6:1-56 (Ayat 38) Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!” Sesudah memeriksanya mereka berkata: “Lima roti dan dua ikan.”
MENARIK KUASA TUHAN
Markus 5:1-43 (Ayat 30) Pada seketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”
MENARIK KUASA TUHAN
Markus 5:1-43 (Ayat 30) Pada seketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”
JANGAN TAKUT
Markus 4:1-41 (Ayat 40) Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”











