Titus 1:1-16 (Ayat 16) Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.
PERTANDINGAN IMAN
2 Timotius 4:1-22 (Ayat 7) Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
PERTANDINGAN IMAN
2 Timotius 4:1-22 (Ayat 7) Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
KEKUATAN DALAM IBADAH
2 Timotius 3:1-17 (Ayat 5) Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
KEKUATAN DALAM IBADAH
2 Timotius 3:1-17 (Ayat 5) Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
PRAJURIT TUHAN
2 Timotius 2:1-26 (Ayat 4) Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.
PRAJURIT TUHAN
2 Timotius 2:1-26 (Ayat 4) Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.
HARTA WARISAN ROHANI
2 Timotius 1:1-18 (Ayat 5) Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.
HARTA WARISAN ROHANI
2 Timotius 1:1-18 (Ayat 5) Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.
CINTA UANG
1 Timotius 6:1-21 (Ayat 10) Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang dan karena memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
CINTA UANG
1 Timotius 6:1-21 (Ayat 10) Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang dan karena memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.











