Amsal 10:1-32
(Ayat 22) Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya
Shalom adik-adik,
Amsal 10:22 mengingatkan kita bahwa segala berkat yang kita terima berasal dari Tuhan. Kerja keras memang penting, tetapi jangan sampai adik-adik mengandalkan kekuatan dan kemampuan sendiri seolah-olah keberhasilan sepenuhnya berasal dari usaha adik-adik.
Adik-adik, berkat Tuhan Yesus bukan hanya berbicara tentang kekayaan materi, tetapi juga tentang damai sejahtera, kesehatan, keluarga, kesempatan, pekerjaan dan kecukupan dalam kehidupan. Ada orang yang memiliki banyak harta tetapi tidak menikmati ketenangan. Ada yang hidup sederhana, namun hatinya penuh sukacita. Kekayaan yang disertai berkat Tuhan Yesus membawa adik-adik kepada kehidupan yang dapat dinikmati dengan hati yang bersyukur.
Karena itu, adik-adik tetaplah bekerja dengan rajin, jujur, dan bertanggung jawab, tetapi tempatkan Tuhan Yesus sebagai sumber dan pusat kehidupan adik-adik. Jangan mengejar harta dengan mengorbankan keluarga, kesehatan, integritas atau hubungan dengan Tuhan Yesus. Apa yang adik-adik peroleh melalui kerja keras harus adik-adik kelola dengan bijaksana dan gunakan untuk menjadi berkat bagi sesama.
Adik-adik harus belajar bersyukur atas setiap berkat yang Tuhan Yesus berikan, baik yang besar maupun yang kecil. Percayalah bahwa Tuhan Yesus mengetahui kebutuhan adik-adik dan sanggup mencukupkan adik-adik menurut kehendak-Nya. Adik-adik, jangan hanya mengejar berkat Tuhan Yesus, tetapi kejarlah Tuhan Yesus, Sang Pemberi berkat. Ketika Tuhan Yesus menjadi yang terutama, adik-adik dapat menikmati setiap berkat dengan hati yang penuh syukur dan damai.
|| Berkat Tuhan Yesus yang dapat membuat adik-adik menjadi kaya, bukan kekuatan adik-adik. ||
Renungkan:
- Apa yang dapat membuat saya kaya?
- Apa yang harus saya lakukan dengan berkat Tuhan Yesus?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

