HARI SABAT

Air kehidupan

Keluaran 31:1-18
(Ayat 15) Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi Tuhan: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.

Shalom adik-adik,
Allah meminta umat-Nya untuk menguduskan hari Sabat atau hari yang ketujuh. Hari di mana umat Allah tidak boleh bekerja. Setelah enam hari mereka bekerja maka hari yang ketujuh harus berhenti. Di hari sabat mereka datang beribadah kepada Allah.

Adik-adik, Allah tidak ingin umat-Nya sibuk bekerja sehingga tidak memiliki waktu untuk beribadah. Allah ingin mereka bersama-sama datang beribadah, mengucap syukur atas semua yang Allah sudah lakukan dalam hidup mereka.

Kondisi beberapa waktu yang lalu ketika terjadi pandemi Covid-19 membuat adik-adik tidak ke gereja. Kemajuan teknologi membuat adik-adik tetap bisa beribadah dengan cara online. Sampai saat ini banyak yang masih lebih suka beribadah online sekalipun sudah bisa beribadah di gereja.

Adik-adik, inti dari hari Sabat adalah umat-Nya bersekutu dengan Allah. Menjadi kerinduan Allah sampai saat ini bagi orang percaya atau anak Tuhan Yesus. Adik-adik harus kuduskan hari Minggu dengan beribadah bersama di rumah Tuhan Yesus atau di gereja untuk memuji dan menyembah Tuhan serta bersyukur untuk kebaikan Tuhan Yesus.

KUDUSKAN HARI SABAT DENGAN ADIK-ADIK BERIBADAH BERSAMA DI RUMAH TUHAN.
 

RENUNGKAN:

  • Mengapa hari Sabat harus dikuduskan?
  • Apa yang dilakukan pada hari Sabat?

DOA:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)