Amsal 2:1-22
(Ayat 7) Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya.
Shalom adik-adik,
Penulis Amsal mengingatkan adik-adik bahwa Tuhan menyediakan pertolongan bagi adik-adik yang hidup dalam kejujuran. Di tengah dunia yang sering mengajarkan adik-adik untuk mencari jalan mudah tetapi Tuhan Yesus memanggil adik-adik untuk tetap berjalan dalam kebenaran. Kejujuran bukan hanya perkataan tetapi sikap hati yang tetap benar sekalipun tidak ada orang yang melihat.
Tuhan Yesus akan menjadi perisai bagi adik-adik yang tidak bercela lakunya. Perisai melindungi adik-adik dari serangan dan bahaya. Demikian pula Tuhan Yesus akan menjaga dan menyertai adik-adik yang berusaha hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Perlindungan Tuhan Yesus bukan berarti adik-adik tidak akan menghadapi masalah tetapi adik-adik percaya bahwa Tuhan Yesus tidak meninggalkan adik-adik ketika dalam pergumulan.
Jangan mengorbankan kejujuran demi keuntungan sesaat. Adik-adik harus tetap melakukan yang benar meskipun mungkin tidak langsung mendapatkan penghargaan. Percayalah bahwa Tuhan Yesus melihat setiap ketulusan dan kesetiaan adik-adik. Pertolongan-Nya datang pada waktu yang tepat dan penyertaan-Nya menjadi kekuatan ketika adik-adik merasa lemah.
Adik-adik harus hidup jujur, tulus dan tidak bercela di hadapan Tuhan Yesus. Jadikan Firman Tuhan sebagai pedoman dalam setiap keputusan dan langkah adik-adik. Ketika adik-adik memilih berjalan dalam kebenaran maka adik-adik bersandar pada Tuhan Yesus sebagai Penolong dan Perisai, sebab Tuhan Yesus setia menjaga adik-adik yang hidup berkenan kepada-Nya.
|| Pertolongan dan perisai Tuhan Yesus senantiasa ada pada adik-adik yang hidupnya jujur dan tingkah lakunya sesuai dengan kebenaran. ||
Renungkan:
- Bagaimana caranya Tuhan Yesus menjadi penolong dan perisai dalam hidup saya?
- Apa yang Tuhan Yesus lakukan kepada orang yang jujur dan tingkah lakunya tidak bercela?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

