Mazmur 27:1-14
(Ayat 4) Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya.
Menjadi kerinduan semua orang untuk berada atau berdiam dalam rumah yang semuanya tersedia. Semua kebutuhan kita telah disediakan di dalamnya. Bukan hanya kebutuhan jasmani, tetapi juga kebutuhan roh dan jiwa kita. Ada keamanan, sukacita, damai sejahtera disediakan dan kita pasti akan betah tinggal di dalam rumah.
Daud tahu tempat yang menyediakan semuanya, yaitu di dalam rumah Tuhan. Daud ingin selalu, bahkan seumur hidup, berada di dalam rumah Allah. Kerinduan Daud dinyatakan dalam salah satu mazmurnya. Lebih baik satu hari di pelataran Bait Allah daripada seribu hari di tempat lain. Di dalam rumah Allah, Daud menerima semua kemurahan dan kebaikan Tuhan.
Rumah Allah berbicara juga tentang hadirat Tuhan. Tidak ada tempat yang baik, indah dan aman selain di dalam hadirat Allah. Di dalam hadirat Allah kita menikmati semua kasih karunia dan kebaikan Tuhan.
Untuk masuk dalam hadirat Tuhan, tidak ada cara lain selain melalui doa, memuji dan menyembah Allah. Allah akan hadir dan bersemayam di atas pujian dan penyembahan yang kita naikan. Kehadiran Allah akan memberikan kelegaan dan kelepasan dalam hidup kita. Roh, jiwa dan tubuh kita akan Tuhan pulihkan.
|| Ketika kita memuji dan menyembah, kita berada dalam lindungan Allah. ||
Renungkan:
- Di mana tempat yang dapat memberikan kelegaan dan kelepasan?
- Bagaimana caranya berada dalam lindungan Tuhan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

