DIUTUS SEPERTI DOMBA

DH-Diutus Seperti Domba

Matius 10:1-42
(Ayat 16) “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Domba adalah binatang yang lemah dan tak berdaya. Binatang yang tidak mempunyai senjata untuk mempertahankan dirinya dari serangan binatang yang ingin mencelakainya. Sedangkan serigala adalah binatang buas atau pemangsa hewan lainnya yang lebih lemah.

Domba adalah gambaran dari anak-anak terang dan serigala adalah gambaran dunia yang dalam kegelapan penuh tipu muslihat, keras dan kejam. Tetapi Tuhan mengutus anak-anak-Nya ke dalam dunia ini yang dipenuhi kejahatan.

Tuhan menghendaki kita cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Cerdik dan tulus harus satu kesatuan, tidak boleh berdiri sendiri-sendiri. Kalau kita hanya cerdik tanpa disertai ketulusan artinya kita licik dan penuh muslihat.

Sebaliknya kalau kita hanya tulus saja tidak cerdik, hal ini sangat berbahaya karena akan menjadi sasaran empuk musuh. Kita bisa ditipu, dimanfaatkan dan menjadi korban. Oleh karena itu, kita juga harus cerdik.

Karena kita adalah seperti domba, Maka DALAM MENYELESAIKAN SEGALA PERMASALAHAN HIDUP INI KITAPUN HARUS BERSIKAP TENANG DAN PENUH KELEMBUTAN; TIDAK EMOSIONAL DAN PENUH KEMARAHAN, TETAPI HARUS ADA PENGUASAAN DIRI. Sebagai domba kita harus dekat dengan gembala yaitu Tuhan Yesus, Dia lah yang memelihara dan menjaga kita.

Tuhan memberkati.

DOA :
Tuhan, saya adalah domba yang Tuhan utus dalam dunia ini, saya mau hidup bergantung dan dekat dengan Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.