DH-Jangan Abaikan

JANGAN ABAIKAN

HOP CHURCHDaily HOPe

Yeremia 38:1-28
(Ayat 4) Maka berkatalah para pemuka itu kepada raja: “Baiklah orang ini dihukum mati! Sebab sebenarnya dengan mengatakan hal-hal seperti itu maka ia melemahkan semangat prajurit-prajurit yang masih tinggal di kota ini dan semangat segenap rakyat. Sungguh, orang ini tidak mengusahakan kesejahteraan untuk bangsa ini, melainkan kemalangan.”

Tidak semua pesan yang disampaikan mengenai diri kita menyenangkan hati kita, mungkin saja tidak baik tetapi benar atau bisa saja “hoax” atau tidak benar untuk menjelekkan kita.

Sekalipun kita tahu berita tersebut benar tetapi karena menegur kita, kita tidak suka menerimanya. Kita lebih suka mendapatkan berita yang menyenangkan hati atau sesuai dengan keinginan kita, sekalipun mungkin diragukan kebenarannya atau hoax.

Hal ini yang terjadi pada raja Zedekia dan para pemukanya. Mereka tidak suka dengan pesan yang disampaikan Yeremia mengenai kehancuran mereka kelak. Perkataan yang disampaikan Yeremia tidak membangkitkan dan membangun semangat tetapi malah melemahkan.

Perkataan Yeremia bukannya membuat mereka introspeksi diri atau bertobat tetapi sebaliknya mereka marah dan kemudian menangkap dan membuang Yeremia ke dalam perigi atau sumur. Perbuatan mereka malah menambah kejahatan mereka di hadapan Tuhan.


JANGAN MENGABAIKAN DAN DENGAN MUDAH MENYIMPULKAN SUATU PESAN TERUTAMA PESAN YANG NEGATIF, SEBAIKNYA PERIKSA DULU KEBENARANNYA


Jangan mengabaikan dan dengan mudah menyimpulkan suatu pesan terutama pesan yang negatif dan membuat kita tidak nyaman, tersinggung dan lain sebagainya. Sebaiknya periksa dulu kebenarannya, berdoa dan bertanya kepada Tuhan.

Mungkin saja pesan tersebut dari Tuhan untuk menyadarkan kita dari dosa; atau mungkin juga memang berita tersebut adalah HOAX, tetapi yang jelas respon kita harus benar, kita sudah bertindak hati-hati dan benar di hadapan Tuhan.

Tuhan memberkati.

DOA :
Terima kasih Tuhan untuk pesan Tuhan hari ini. Saya akan perhatikan setiap pesan yang disampaikan mengenai diri saya. Saya akan berdoa dan memastikan kebenarannya. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.