DH-Jangan Putus Asa

JANGAN PUTUS ASA

HOP CHURCHDaily HOPe

Keluaran 6:1-30
(Ayat 9) Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.

Bangsa Israel mengalami tekanan yang berat dari Firaun. Mereka diperbudak dan dipaksa kerja lebih berat dari sebelumnya. Mereka tidak bisa menolak atau berbuat apapun untuk keluar dari perbudakan yang mereka alami. Akibat tekanan tersebut mereka putus asa.

Putus asa menyebabkan mereka tidak mendengar perkataan Musa yang hendak menyampaikan pesan Allah. Pesan Allah yang sesungguhnya merupakan jawaban dari doa yang selama ini mereka serukan kepada Allah yang tidak hanya akan memulihkan kondisi dan keadaan mereka, tetapi juga merupakan janji Allah kepada bangsa Israel untuk menjadikan mereka umat-Nya.

Putus asa merupakan tanda orang yang tidak percaya bahwa Tuhan sanggup menolong. Mereka melihat persoalan atau masalah lebih besar daripada Tuhan sehingga mereka tidak melihat jalan keluar dan tidak tahu harus minta tolong kepada siapa lagi. Hal ini yang membuat mereka putus asa.


TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI TUHAN, MUDAH SEKALI BAGI TUHAN UNTUK MENOLONG KITA


Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Mudah sekali bagi Tuhan untuk menolong kita. Tetapi sering kali kita yang tidak percaya kepada-Nya, kita meragukan kuasa-Nya. Kita tidak sepenuhnya menyerahkan semua masalah kepada-Nya sehingga Allah tidak bisa mengangkat beban dan memberikan kita kelegaan dan kelepasan (Matius 11:28).

SERING KALI BUKAN TUHAN TIDAK SANGGUP MENOLONG KITA, TETAPI TUHAN SUDAH PUNYA RENCANA ATAS HIDUP KITA MELALUI MASALAH ATAU PERGUMULAN KITA. Bagian kita hanya percaya dan membawa semuanya kepada Tuhan sehingga kita tidak putus asa dan mengalami kelegaan serta kelepasan dari Tuhan.

Tuhan memberkati.

DOA :
Terima kasih Tuhan, ampuni saya kalau sering kali putus asa karena masalah yang tidak pernah berhenti. Saya serahkan semuanya kepada Tuhan dan saya terima kelegaan dan kelepasan. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.