DH-Jangan Suam-suam Kuku

JANGAN SUAM-SUAM KUKU

HOP CHURCHDaily HOPe

Wahyu 3:14-22 (Jemaat di Laodikia)
(Ayat 15) Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!

Geografi Laodikia (Pamukale) memiliki 2 aliran air. Air panas dari Hierapolis dan air dingin dari Kolose. Kedua air tersebut sangat berguna bagi penduduk Laodikia. Air panas digunakan untuk pengobatan dan air dingin untuk minum dan kebutuhan lainnya. Tetapi ketika kedua air tersebut bercampur maka menjadi suam-suam kuku atau tidak panas dan tidak dingin. Air tersebut menjadi tidak berguna.

Tuhan mencela hidup jemaat Laodikia yang suam-suam kuku. Sekalipun mereka kaya dan tidak kekurangan tetapi Tuhan berkata mereka miskin. Kaya di mata Tuhan adalah hidup yang menjadi berkat bagi jiwa-jiwa. Tuhan melihat hidup mereka tidak berguna dan tidak menjadi berkat. Fokus mereka hanya memperkaya diri sendiri.

Tuhan mau kehidupan mereka seperti emas yang dimurnikan dan mengenakan jubah putih (kekudusan) serta mata yang dioles minyak (Firman Tuhan). Semuanya terjadi bila mereka bertobat dan hidup dalam pertobatan serta memiliki Spirit of Repentance. Tuhan tidak hanya menolak bahkan akan memuntahkan bila mereka tidak hidup dalam pertobatan.

Orang yang suam-suam kuku mudah terbawa arus. Mereka adalah orang-orang yang mencari aman. Sekalipun bertentangan dengan Firman Tuhan, mereka tetap akan lakukan. Yosua dan Kaleb adalah contoh orang-orang yang tidak suam-suam kuku tetapi berpegang teguh pada janji Tuhan. Tidak terbawa arus dengan sepuluh pengintai. Walaupun mereka tahu akan menghadapi bahaya dan dimusuhi.


JANGAN SUAM-SUAM KUKU, MILIKILAH HIDUP YANG MENJADI BERKAT BAGI JIWA-JIWA


Bila hidup kita masih fokus kepada diri sendiri. Masih terbawa arus dunia. Hidup tidak menjadi berkat bagi jiwa maka hidup kita Tuhan sebut suam-suam kuku. Tuhan akan muntahkan kita bila tidak bertobat dan memiliki Spirit of Repentance. Jangan suam-suam kuku. Pegang teguh kebenaran dan janji Tuhan.

Tuhan memberkati.

DOA :
Tuhan saya tidak mau suam-suam kuku. Saya akan hidup dalam pertobatan dan berpegang teguh pada Firman dan janji Tuhan. Saya mau hidup menjadi berkat bagi jiwa-jiwa. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.