DH-Jangan Ulangi Kesalahan

JANGAN ULANGI KESALAHAN

HOP CHURCHDaily HOPe

Bilangan 32:1-42
(Ayat 9) Mereka berjalan sampai ke lembah Eskol, melihat-lihat negeri dan membuat enggan hati orang Israel, sehingga mereka tidak mau pergi ke negeri yang diberikan Tuhan kepada mereka.

Ketika bangsa Israel sedang bersiap-siap untuk menyeberangi sungai Yordan, bani Ruben dan bani Gad melihat tanah Yaezer dan tanah Gilead, daerah yang sudah bangsa Israel taklukkan dan daerah tersebut sangat baik untuk peternakan. Mereka berniat hendak memiliki dan berdiam di daerah tersebut.

Mereka kemudian menghadap Musa, imam Eleazar dan para pemimpin umat mengutarakan keinginan untuk memiliki dan berdiam di daerah tersebut karena sangat baik untuk ternak mereka. Ketika mendengar hal tersebut, Musa menegor mereka dan mengingatkan perbuatan bapa-bapa mereka yang telah membuat Tuhan marah sehingga satu angkatan dibinasakan (ayat 13-14).

Apa yang menjadi keinginan mereka, bukan saja berarti mereka menolak Tanah Perjanjian tetapi juga membuat lemah suku-suku yang lainnya untuk menyeberangi sungai Yordan dan masuk ke dalam Tanah Perjanjian. Suatu dosa yang pernah dilakukan oleh bapa-bapa mereka yang membuat Tuhan marah.

Hal ini sering juga kita alami secara tidak disadari, kita lebih memilih dan memaksakan kehendak atau rencana kita. Kita lebih percaya dengan logika dan apa yang kita rencanakan daripada rencana Tuhan yang terjadi dalam hidup kita.


KALAU KITA SERING BERPUTAR-PUTAR DENGAN MASALAH YANG SAMA, KITA HARUS INTROSPEKSI DIRI, MINTA AMPUN DAN BERTOBAT


Kalau kita sering berputar-putar dengan masalah yang sama seperti bangsa Israel yang berputar-putar di padang gurun dan tidak masuk ke dalam Tanah Perjanjian, kita harus introspeksi diri, minta ampun dan bertobat; jangan-jangan kita sudah tidak berada di dalam rencana Allah. Kita harus percaya bahwa rencana Allah atau Tanah Perjanjian adalah yang terbaik buat kita.

Tuhan memberkati.

DOA :
Ampuni saya Tuhan kalau saya sering kali memaksakan kehendak saya daripada kehendak Tuhan sehingga bukan berkat yang saya terima tetapi masalah yang sering kali saya terima. Saya serahkan hidup saya pada rencana Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.