DH-Miliki Kerinduan Akan Firman Tuhan

MILIKI KERINDUAN AKAN FIRMAN TUHAN

HOP CHURCHDaily HOPe

Nehemia 8:1-19
(Ayat 9) Lalu Nehemia, yakni kepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: “Hari ini adalah kudus bagi Tuhan Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!”, karena semua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu.

Kerinduan akan firman Tuhan sangat baik tetapi tanpa tindakan untuk melakukan firman Tuhan, semua akan menjadi sia-sia dan tidak akan membawa perubahan baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Sebagai umat pilihan Tuhan, bangsa Israel dikhususkan untuk menjalani hidup kudus dengan mengandalkan pimpinan firman-Nya. Mereka meminta Ezra seorang ahli kitab untuk membawa kitab Taurat dan membacakannya serta memberi keterangan sehingga mereka yang mendengarkannya dapat memahami firman yang didengar.

Pembacaan kembali kitab Taurat oleh bangsa Israel menimbulkan dukacita yang membuat mereka menangis. Pembacaan tersebut menyadarkan akan kesalahan bangsa Israel kepada Allah yang mengakibatkan kerajaan Israel runtuh dan merekapun dibuang dari Yerusalem.

Nehemia, nabi Ezra dan orang-orang Lewi yang mengajarkan kitab Taurat menegur bangsa Israel karena dukacita dan tangisan tersebut. Semua itu tidak akan membawa pemulihan atas mereka. Yang penting yang harus dilakukan adalah bertobat dan tidak mengulangi lagi kesalahan yang sudah dilakukan di masa lalu.


KITA HARUS MEMILIKI KERINDUAN AKAN FIRMAN TUHAN DAN MELAKUKANNYA SEHINGGA KEHIDUPAN KITA AKAN BERUBAH DAN MEMBAWA DAMPAK


Kita harus memiliki kerinduan akan firman Tuhan dan melakukannya sehingga kehidupan kita akan berubah dan membawa dampak. Firman Tuhan tidak hanya menegur tetapi juga akan mengajarkan kita untuk hidup dalam kebenaran-kebenaran Tuhan (2 Tim. 3:16).

Tuhan memberkati.

DOA :
Terima kasih Tuhan, hari ini saya belajar dari bangsa Israel. Saya mau mencintai firman Tuhan dan melakukannya di dalam kehidupan saya. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.