MINYAK DAN ANGGUR

DH-Minyak Dan Anggur

Wahyu 6:1-17
(Ayat 6) Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tapi jangan rusakkan minyak dan anggur itu."

Tuhan memperlihatkan kepada Yohanes tentang situasi dan kondisi di akhir zaman. Akan terjadi krisis pangan yang sangat hebat, secupak gandum atau satu mug harganya satu dinar. Satu dinar adalah upah kerja satu hari, jadi kerja satu hari hanya bisa mendapatkan secupak gandum.

Akibat krisis terjadi inflasi yang tinggi dan perekonomian menjadi tidak stabil, uang menjadi tidak ada nilainya. Harga sandang dan pangan sangat tinggi sehingga akan terjadi kekacauan dan damai sejahtera sudah tidak ada lagi.

Yohanes melihat kuda merah padam mengambil damai sejahtera tersebut (Wah. 6:4). Iman umat Tuhan menjadi goyah. Kasih menjadi dingin dan pengharapan hilang, semua orang mengalami Krisis dan kekacauan.

Tetapi Tuhan berkata jangan rusakkan minyak dan anggur itu. Minyak berbicara pengurapan Tuhan (Yak. 5:14), yang akan mengajarkan hidup menurut kehendak Tuhan (1 Yoh. 2:27). Sedangkan anggur melambangkan sukacita Tuhan, yang akan tercurah kepada mereka yang hidup benar dan melakukan semua perintah-Nya.

Orang yang dipenuhi dengan minyak dan anggur dari Tuhan akan hidup dalam perlindungan Tuhan, Tuhan yang akan menjaga. Saat ini kita hidup di akhir zaman, kita harus hidup benar dan lakukan semua perintah Tuhan. Hidup kita akan selalu dipenuhi dengan minyak dan anggur Tuhan. Perlindungan Tuhan akan selalu bersama kita.

MINYAK DAN ANGGUR AKAN TERCURAH BILA KITA HIDUP BENAR DAN MELAKUKAN SEMUA PERINTAH TUHAN.

RENUNGKAN:

  • Apa yang terjadi di akhir zaman?
  • Apa yang dimaksud dengan minyak dan anggur?

DOA:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)