DH-Pedang Bermata Dua

PEDANG BERMATA DUA

HOP CHURCHDaily HOPe

Ibrani 4:1-16
(Ayat 12) Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Pedang bermata dua adalah senjata yang dipakai oleh bangsa Romawi di zaman dahulu. Memiliki dua sisi yang tajam dan ujung yang runcing, jadi ke arah mana saja seorang tentara Romawi mengayunkan pedangnya, dia sedang mengayunkan kematian. Dengan senjata itulah bangsa Romawi mampu menaklukkan dunia.


FIRMAN ALLAH ITU DAHSYAT, HIDUP, KUAT, TAJAM, SANGGUP MEMISAHKAN DAN MEMBEDAKAN PERTIMBANGAN DAN PIKIRAN HATI


Tetapi firman Allah ternyata lebih tajam dari pedang manapun. Firman Allah itu dahsyat, hidup, kuat, tajam, sanggup memisahkan dan membedakan pertimbangan dan pikiran hati. Firman Allah sangat berguna untuk memberi kehidupan, menyegarkan jiwa dan memberikan kekuatan baru kepada yang lemah, letih, berbeban berat dan putus asa.

Firman Allah sangat tajam untuk memotong dan memisahkan segala sesuatu yang najis dengan yang kudus. Mampu menembus pikiran dan hati sanubari kita sehingga kita dapat membedakan apakah pikiran kita benar atau salah. Firman Allah sangat dahsyat dan berkuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sesuatu apapun yang dapat kita sembunyikan di hadapan-Nya.

Sebagai orang percaya kita harus bangga karena memiliki senjata yang lebih dahsyat dari senjata manapun termasuk pedang bermata dua. Setiap kali kita membaca Alkitab atau Firman Allah, sebenarnya kita sedang mengizinkan firman itu membelah hingga ke dalam hati kita dan membongkar segala kebohongan, kebusukan dan dosa dalam hati kita.

KITA HARUS MEMBACA FIRMAN TUHAN SETIAP HARI SEHINGGA HIDUP KITA SENANTIASA DIBERSIHKAN DAN DIKUDUSKAN dan hidup kita menjadi berkenan di hadapan-Nya.

Tuhan memberkati.

DOA :
Terima kasih Tuhan untuk firman-Mu. Saya ditegur dan dibersihkan dari kesalahan. Saya akan baca Firman Tuhan setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.