PEMBENARAN ADALAH ANUGERAH ALLAH

DH-Pembenaran Adalah Anugerah Allah
Roma 4:1-25
(Ayat 16) Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua.

Abraham merupakan tokoh yang sangat dihormati orang Israel. Oleh karenanya Paulus menjadikan Abraham sebagai contoh untuk memberikan penjelasan mengenai pembenaran yang hanya didapat dengan kasih karunia oleh iman.

Bangsa Israel tahu perjalanan iman Abraham, bapak leluhur mereka (ayat 1). Abraham disebut bapak orang beriman karena tindakannya yang Abraham lakukan sebagai respon terhadap janji dan perintah Allah. Tindakannya lahir dari imannya kepada Allah.

Pembenaran yang dialami Abraham sama sekali bukan hasil perbuatan baiknya tetapi karena anugerah Allah, diibaratkan sebagai orang yang tidak bekerja tetapi mendapat upah. Abraham juga dibenarkan saat ia belum disunat dan empat belas tahun kemudian Abraham disunat (Kej. 17:24-26). Sunat adalah tanda iman Abraham. Jadi sunat bukanlah syarat agar orang dapat menikmati janji-janji Allah (ayat 10-11).

Masih banyak hingga saat ini, orang mengandalkan perbuatan baik agar berkenan di mata Allah. Baik perbuatan baik kepada orang lain maupun melakukan berbagai perintah agamanya. Perbuatan baik bukanlah syarat orang dibenarkan atau syarat menerima janji-janji Allah tetapi imanlah yang menjadi dasar pembenaran dan pemberian janji-janji Allah seperti yang dialami Abraham.

KITA PATUT BERSYUKUR KEPADA ALLAH DI DALAM KRISTUS KARENA KITA SEKARANG ADALAH ORANG-ORANG BENAR KARENA KASIH KARUNIA ALLAH YANG KITA TERIMA MELALUI IMAN. TETAP MILIKI IMAN KEPADA YESUS SEHINGGA KITA MENGALAMI PEMBENARAN TUHAN DAN BERHAK MENERIMA JANJI-JANJI TUHAN SERTA NYATAKAN SYUKUR KITA MELALUI KETAATAN PADA FIRMAN-NYA DAN MELAKUKANNYA

Tuhan memberkati.

DOA :
Terima kasih Tuhan, saya akan tetap pertahankan iman kepada Yesus sehingga saya tidak hanya dibenarkan tetapi juga berhak mendapatkan semua janji Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.