PERKATAAN TUHAN

DH-Enam Enam Enam (666)
2 Raja-raja 9:1-37
(Ayat 7) Maka engkau akan membunuh keluarga tuanmu Ahab dan dengan demikian Aku membalaskan kepada Izebel darah hamba-hamba-Ku, nabi-nabi itu, bahkan darah semua hamba Tuhan.

Perkataan atau firman Tuhan adalah “YA DAN AMIN”. Tidak akan berlalu dengan sia-sia. Hal ini terbukti dan dialami oleh keluarga raja Ahab. Mereka menuai perbuatan jahatnya. Penghukuman atas keluarga Ahab benar-benar terjadi karena Tuhan sendiri telah mengatakannya.

Sehebat apapun seseorang dan sebesar apapun kuasa yang dimiliki tidak akan mampu menghindar dari penghukuman Tuhan. Begitu juga dengan Izebel yang pernah melakukan ancaman terhadap Elia sehingga Elia mengalami ketakutan. Elia adalah nabi Tuhan.

Izebel tidak bisa melepaskan diri dari perkataan Tuhan. Usaha apapun yang dilakukan Izebel semua pasti akan sia-sia.
Tuhan sudah menetapkan Yehu, cucu Nimsi untuk menggenapi perkataan-Nya terhadap keluarga Ahab dan Izebel (2 Raja 9). Yehu membunuh dan membinasakan keluarga Ahab.

Perkataan Tuhan ditulis dalam Alkitab. Alkitab berisi perkataan Tuhan atau janji Tuhan dengan umat-Nya. Kalau sampai hari ini kita belum menerima apa yang Tuhan perkatakan, tetap pegang perkataan-Nya dan imani. Tuhan tahu waktu yang tepat untuk menggenapi perkataan-Nya.

SEMUA YANG ADA DI ALKITAB MERUPAKAN PERKATAAN TUHAN BAHKAN JANJI TUHAN DAN TUHAN PASTI AKAN MELAKSANAKAN-NYA.

Tuhan memberkati.

RENUNGKAN :

  1. Mengapa saya harus percaya dengan perkataan Tuhan?
  2. Apa perkataan Tuhan untuk saya?
DOA :
( Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan Firman Tuhan hari ini? )