PUJIAN KEPADA TUHAN

Pujian Kepada Allah

Mazmur 83:1-19
(Ayat 2) Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah!

Bangsa Israel sudah terkepung oleh musuh yang bersatu untuk melenyapkan bangsa Israel. Melihat kondisi yang dialami bangsanya, pemazmur Asaf bukannya mengangkat senjata untuk berperang melainkan menaikkan nyanyian doa kepada Tuhan.

Asaf menggunakan doa untuk membuka jalan bagi bangsanya yang sudah terkepung. Melalui doa dan pujian kepada Allah, Asaf menyerahkan keadaan bangsanya kepada Allah dan membiarkan Allah yang bertindak.

Nyanyian Asaf bukan saja ingin bangsa Israel mengalami kelepasan, tetapi Asaf ingin agar Tuhan dipermuliakan dan semua bangsa tahu serta mengenal Allah yang Mahatinggi atas seluruh bumi. Allah yang disembah bangsa Israel.

Ketika kita mengalami situasi sulit seperti yang dialami bangsa Israel, kita naik pujian dan penyembahan kepada Tuhan. Pujian dan penyembahan akan mengundang hadirat Tuhan dan Tuhan akan hadir. Kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan kita akan mengalami kelegaan dan kelepasan.

|| Pujian kepada Tuhan akan mengundang hadirat Tuhan dan Tuhan hadir. ||

Renungkan:

  • Bagaimana mengundang hadirat Tuhan?
  • Apa yang terjadi ketika Tuhan hadir?

Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)