RINDU DENGAN TUHAN

DH-Rindu Dengan Tuhan
Mazmur 63:1-12
(Ayat 2) Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.

Kerinduan Daud kepada Tuhan tidak hanya digambarkan seperti tanah yang tandus dan kering, tetapi dilukiskan juga seperti rusa yang merindukan aliran sungai. Kerinduan Daud tidak hanya diungkapkan melalui perkataan di bibir saja tetapi benar-benar keluar dari hatinya yang paling dalam.

Seekor rusa tidak dapat menahan dirinya apabila sudah haus akan air. Rusa-rusa tidak peduli terhadap bahaya yang mengancam (mungkin ada binatang buas yang hendak menyerangnya) apabila ia sudah ingin menikmati kesegaran air sungai.

Bagi Daud, kerinduannya kepada Tuhan tak ternilai harganya, tidak bisa diukur dengan materi atau kemewahan yang ia miliki. Daud bahkan pergi ke padang gurun Yehuda untuk mengingat-ingat bagaimana Allah menyertai dan memberkati nenek moyangnya saat perjalanan menuju Tanah Perjanjian (Maz 77:12). Daud sadar bahwa semuanya karena Tuhan.

Kekuatan cinta Daud kepada Tuhan membuat Daud rindu untuk senantiasa bertemu dengan Tuhan. Kerinduan Daud yang begitu besar tidak bisa dibendung oleh siapapun atau apapun juga. Hasratnya begitu besar untuk selalu bertemu dengan Tuhan.


KITAPUN HARUS MEMILIKI KERINDUAN, HAUS DAN LAPAR DENGAN TUHAN, SEHINGGA KITA AKAN TERUS MENCARI DAN MENGEJAR HADIRAT TUHAN


Kitapun harus memiliki kerinduan, haus dan lapar dengan Tuhan seperti Daud sehingga kita akan terus mencari dan mengejar hadirat Tuhan. Tuhan adalah hidup kita. Oleh karena itu kitapun harus percaya kalau Allah sanggup membawa kita ke dalam Tanah Perjanjian atau membawa kita ke dalam penggenapan janji-janji-Nya.

Tuhan memberkati.

DOA :
Tuhan, saya sangat rindu dengan hadirat Tuhan seperti rusa yang rindu dengan aliran sungai. Saya mau senatiasa berada dalam hadirat Tuhan dan saya percaya Tuhan akan memuaskan kerinduan saya. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.