SANGKAKALA KETUJUH

DH-Sangkakala Ketujuh
Wahyu 10:1-11
(Ayat 7) Tetapi pada waktu bunyi sangkakala dari malaikat yang ketujuh, yaitu apabila ia meniup sangkakalanya, maka akan genaplah keputusan rahasia Allah, seperti yang telah Ia beritakan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu para nabi.

Sangkakala ketujuh akan dibunyikan oleh malaikat yang kuat yang turun dari Surga di akhir masa kesengsaraan. Setelah sangkakala malapetaka keenam berlalu, orang-orang kudus yang ada di masa antikris dan para martir akan dibangkitkan dan diangkat ke awan-awan untuk bertemu dengan Yesus Tuhan.

Rahasia Allah yang disampaikan kepada nabi-nabi-Nya adalah bahwa para martir akan dibangkitkan dan bersama-sama orang-orang kudus akan diangkat pada saat dibunyikannya sangkakala oleh malaikat yang ketujuh. Kemudian mereka diundang ke dalam perjamuan kawin Anak Domba. Dan selesai pesta tersebut, mereka turun kembali ke bumi bersama-sama Tuhan Yesus untuk berperang melawan antikris.

Antikris dan para pengikutnya dikalahkan, kemudian mereka dipenjarakan selama seribu tahun. Dan selama seribu tahun, Tuhan bersama orang-orang kudus memerintah di bumi. Setelah kerajaan seribu tahun selesai, antikris dan para pengikutnya akan menerima penghukuman kekal dari Allah. Dan kemudian muncullah dunia baru.


DALAM DUNIA ATAU BUMI BARU, ORANG-ORANG KUDUS AKAN HIDUP BERSAMA TUHAN DI DALAM SURGA DENGAN BERKAT YANG KEKAL


Dalam dunia atau bumi baru, orang-orang kudus akan hidup bersama Tuhan di dalam Surga dengan berkat yang kekal. Inilah yang disebut rahasia Allah. Kita harus bersyukur kepada Allah yang menyatakan rahasia ini kepada kita karena memiliki iman yang benar yaitu iman kepada Yesus Kristus.

TUHAN AKAN MENGGENAPI SEMUA JANJI-NYA ITU KETIKA MALAIKAT YANG KETUJUH MEMBUNYIKAN SANGKAKALA. Waktunya tidak lama lagi dan tidak akan ada penundaan lagi (ayat 6).

Tuhan memberkati.

DOA :
Terima kasih Tuhan waktunya tidak lama lagi saya akan tinggal bersama-sama dengan Tuhan di bumi yang baru. Saya akan terus memiliki iman kepada Tuhan Yesus. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.