Mazmur 87:1-7
(Ayat 5) Tetapi tentang Sion dikatakan: “Seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya,” dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya.
Sion sering disebut kota Daud, menunjuk pada kota Yerusalem. Sion disebut sebagai tempat kediaman Allah karena di sanalah bait Allah dibangun. Setiap kali umat Allah berbicara tentang Yerusalem atau Sion, selalu menunjuk kepada pribadi Allah yang hadir dan memerintah.
Umat Allah diperintahkan setahun tiga kali untuk datang ke Yerusalem menghadap Allah. Ada tiga perayaan yang diwajibkan untuk mereka lakukan. Pada Hari Raya Roti Tidak Beragi, Hari Raya Tujuh Hari dan Hari Raya Pondok Daun (Ul. 16:16). Mereka harus datang dengan tangan tidak hampa atau membawa korban (Ul. 16:16).
Tetapi tidak demikian dalam Perjanjian Baru atau dengan anak-anak Tuhan. Yang tidak harus pergi ke Yerusalem untuk bisa merasakan kehadiran Allah dan pengalaman spiritual seperti orang Israel. Bagi anak-anak Tuhan, kehadiran Allah bisa berada di mana saja. Sion atau tempat Allah tinggal sudah ada dalam hati anak-anak Tuhan.
Pengharapan anak-anak Tuhan adalah memasuki Sion Surgawi, yaitu tinggal bersama Tuhan di Sorga. Jalan ke Sion Surgawi sudah tersedia di dalam Yesus. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan masuk ke dalam Sion Surgawi. Tempat segala derita kita diganti dengan penghiburan. Kita harus setia kepada Tuhan Yesus sampai garis dan kita akan tinggal di surga.
|| Sion Surgawi sudah menanti bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus. ||
Renungkan:
- Apa kota tempat Tuhan tinggal?
- Bagaimana caranya untuk bisa tinggal di Sion Surgawi?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

