Mazmur 16:1-11
(Ayat 11) Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Banyak alasan seseorang mengalami sukacita. Ada yang bersukacita karena mendapat berkat, mendapat promosi dalam pekerjaan atau mendapat seorang anak yang sudah lama dinanti-nantikan atau menjadi juara dan masih banyak alasan lainnya. Semua sukacita tersebut berasal dari dunia.
Tetapi sukacita yang diberikan oleh dunia sifatnya hanya sementara, tidak akan bertahan lama. Berbeda dengan sukacita yang dari Tuhan, sukacita dari Tuhan tidak tergantung pada situasi dan kondisi tetapi dari dalam hati yang dikerjakan oleh Roh Kudus yang ada di dalam diri kita.
Dalam kondisi apapun, baik dalam kondisi senang maupun sedang ada masalah, sukacita Tuhan tetap melimpah. Rasul Paulus menasehati jemaat di Filipi untuk senantiasa bersukacita. Seperti yang dialaminya sekalipun berada di dalam penjara atau dalam penderitaan dan kesesakan tetap bersukacita.
Tidak mudah untuk kita bersukacita dalam kondisi sedang dalam pergumulan, tetapi Roh Kudus akan memampukan kita untuk mendapatkannya. Senantiasa bersukacita adalah tanda kita percaya kepada janji Tuhan dan Tuhan akan senantiasa memberikan kasih dan kekuatan-Nya.
|| Sukacita sejati datang dari Tuhan bagi kita yang percaya. ||
Renungkan:
- Apa beda sukacita dunia dan dari Tuhan?
- Bagaimana mendapatkan sukacita Tuhan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

