Ayub 25:1-6
(Ayat 4) Bagaimana manusia benar di hadapan Allah, dan bagaimana orang yang dilahirkan perempuan itu bersih?
Manusia tidak ada yang sempurna di hadapan Allah. Akibat dosa maka manusia menjadi tidak serupa lagi dengan Allah. Tetapi Allah tidak memandang rendah manusia. Allah kemudian mengambil inisiatif untuk memulihkan kembali manusia dengan turun ke dunia.
Allah turun menjadi Terang untuk memulihkan kembali keadaan manusia yang karena dosa berada dalam kegelapan. Manusia yang hidupnya masih dalam dosa diibaratkan berenga atau ulat di hadapan Tuhan (ayat 5). Ulat hidup dalam daging busuk dan bangkai.
Melalui Terang Tuhan yang turun ke dunia yaitu Yesus maka manusia yang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dipulihkan kembali. Kemurahan Tuhan membuat manusia menjadi terang dan hidup sebagai anak Terang.
Bila kehidupan kita belum menjadi terang bagi jiwa-jiwa berarti kita masih sama seperti ulat. Kita harus minta ampun bertobat. Buka hati dan terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kita harus bangkit karena terang Tuhan terang turun menerangi hati kita dan kita menjadi anak Terang.
|| Terang Tuhan telah turun dan kita menjadi anak Terang. ||
Renungkan:
- Kenapa manusia dalam dosa diibaratkan dengan sama dengan ulat?
- Apa yang Tuhan lagi untuk memulihkan manusia dari kegelapan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

