TUHAN TERLIBAT ATAS MASA LALU

DH-Tuhan Terlibat Atas Masa Lalu
Kejadian 47:1-31
(Ayat 9) Jawab Yakub kepada Firaun: “Tahun-tahun pengembaraanku sebagai orang asing berjumlah seratus tiga puluh tahun. Tahun-tahun hidupku itu sedikit saja dan buruk adanya, tidak mencapai umur nenek moyangku, yakni jumlah tahun mereka mengembara sebagai orang asing.”

Yakub mengenang masa lalunya ketika Firaun bertanya berapa usianya. Yakub juga menceritakan keluhan akan hidupnya yang buruk. Ia pernah secara licik menukar hak kesulungan kakaknya dengan semangkuk kacang merah dan membohongi ayahnya untuk mendapatkan doa berkat.

Hidupnya terasa pahit ketika ia lari ketakutan dari rumah dan menetap di rumah pamannya Laban. Ia harus bekerja 14 tahun untuk mendapatkan Rahel sebagai istri karena ditipu pamannya. Hatinya sedih ketika Rahel meninggal, anak perempuannya diperkosa, kemudian Yusuf hilang dan dikabarkan meninggal.

Kemudian terjadi bencana kekeringan yang memaksa anak-anaknya membeli gandum di Mesir. Yakub khawatir akan kehilangan lagi anak bungsunya, Benyamin. Yakub juga menceritakan anugerah Tuhan yang memelihara diri dan keluarganya dan Tuhan mengganti namanya menjadi Isreal.

Setiap kita pasti punya pengalaman yang baik dan yang buruk di dalam kehidupan seperti Yakub. Semuanya itu sudah berlalu dan hidup ini tidak bisa diulang dan juga tidak bisa diubah. Yang bisa kita lakukan terhadap masa lalu hanya mengenang dan menjadikan kesalahan atau kegagalan untuk tidak terulang lagi dan bangkit untuk melangkah maju.


SEBERAPA BURUK DAN SEBERAPA MANISNYA MASA LALU, TUHAN TERLIBAT AMBIL BAGIAN DI DALAMNYA; TUHAN TIDAK PERNAH MEMBIARKAN DAN MENINGGALKAN KITA


Satu hal yang harus kita percayai, seberapa buruk dan seberapa manisnya masa lalu, Tuhan terlibat ambil bagian di dalamnya. TUHAN TIDAK PERNAH MEMBIARKAN DAN MENINGGALKAN KITA. Kasih, anugerah dan pemeliharaan-Nya berlimpah-limpah atas hidup kita.

Tuhan memberkati.

DOA :
Tuhan saya mau meninggalkan masa lalu yang kelam tetapi saya percaya masa lalu Tuhan izinkan supaya saya lebih baik keadaannya di kemudian hari. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.