Ezra 4:1-24 (Ayat 3) Tetapi Zerubabel, Yesua dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: “Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi Tuhan, Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresh, raja negeri Persia.”
BELAJAR DARI MASA LALU
Ezra 4:1-24 (Ayat 3) Tetapi Zerubabel, Yesua dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: “Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi Tuhan, Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresh, raja negeri Persia.”
MASA LALU BUKAN MASA DEPAN
Hakim-Hakim 11:1-40 (Ayat 1) Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah Yefta ialah Gilead.
MASA LALU BUKAN MASA DEPAN
Hakim-Hakim 11:1-40 (Ayat 1) Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah Yefta ialah Gilead.
MASA LALU
Bilangan 33:1-56 (Ayat 2) Musa menuliskan perjalanan mereka dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan sesuai dengan titah Tuhan; dan inilah tempat-tempat persinggahan mereka dalam perjalanan mereka.
MASA LALU
Bilangan 33:1-56 (Ayat 2) Musa menuliskan perjalanan mereka dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan sesuai dengan titah Tuhan; dan inilah tempat-tempat persinggahan mereka dalam perjalanan mereka.
JANGAN MELIHAT
Kejadian 19:1-38 (Ayat 26) Tetapi istri Lot, yang berjalan mengikutinya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.
JANGAN MELIHAT
Kejadian 19:1-38 (Ayat 26) Tetapi istri Lot, yang berjalan mengikutinya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.
JANGAN TERIKAT MASA LALU
Kejadian 43:1-34 (Ayat 10) Jika kita tidak berlambat-lambat, maka tentulah kami sekarang sudah dua kali pulang.
JANGAN MELIHAT KE BELAKANG
Kejadian 19:1-38 (Ayat 26) Tetapi istri Lot, yang berjalan mengikutinya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.









