Mazmur 113:1-9
(Ayat 7) “Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur.”
Debu dan lumpur menggambarkan keadaan ketika seseorang berada dalam keterpurukan, kelemahan, kegagalan, atau kehilangan harapan. Namun, keadaan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan hidup seseorang. Tuhan mampu mengubah keadaan yang rendah menjadi kesaksian tentang pertolongan-Nya.
Pemazmur mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah memandang rendah orang yang sedang berada dalam keadaan terpuruk. Ketika manusia mungkin tidak melihat nilai dan masa depan kita, Tuhan tetap melihat, mengasihi, dan sanggup mengangkat kita. Tidak ada tempat yang terlalu rendah bagi tangan Tuhan untuk menjangkau kita.
Jangan kita menyerah saat berada dalam masa sulit. Tetap percaya dan berseru kepada Tuhan. Pertolongan Tuhan mungkin datang melalui proses yang tidak kita mengerti, tetapi Tuhan sanggup menegakkan kita dan membawa kita keluar dari keadaan yang terpuruk.
Kita harus tetap percaya bahwa Tuhan akan mengangkat kita dari debu dan lumpur. Tuhan akan memulihkan kehidupan kita. Tetap setia dan jangan kehilangan pengharapan. Apa yang orang anggap sebagai akhir, akan Tuhan ubah menjadi awal dari sesuatu yang indah bagi kita untuk kemuliaan-Nya.
|| Tuhan mengangkat kita dari lumpur kehinaan bila kita percaya dan terus berharap. ||
Renungkan:
- Bagaimana keadaan orang yang dalam debu dan lumpur?
- Bagaimana caranya keluar dari keterpurukan keadaan?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

