Mazmur 112:1-10
(Ayat 1) Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Kebahagiaan sejati bukan hanya berasal dari keadaan yang baik, tetapi dari Tuhan. Hubungan yang baik dengan Tuhan akan mendatangkan kebahagiaan yang sejati. Orang yang hidup takut akan Tuhan dan menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan akan memiliki kebahagiaan sekalipun menghadapi keadaan yang tidak baik.
Orang yang takut akan Tuhan akan menghormati, mengasihi, dan menempatkan Tuhan sebagai yang terutama dalam hidupnya. Takut Tuhan bukan berarti hidup dalam ketakutan, melainkan memiliki hati yang sungguh-sungguh menghormati Tuhan. Sikap ini membuat orang berhati-hati dalam perkataan, tindakan dan keputusan. Hidupnya rindu menyenangkan hati Tuhan.
Pemazmur berkata bahwa orang yang berbahagia adalah orang yang “sangat suka kepada segala perintah-Nya.” Firman Tuhan bukanlah beban, melainkan petunjuk yang menuntun orang kepada kehidupan yang berkenan kepada Tuhan. Orang yang mencintai firman tidak hanya mendengarnya, tetapi juga berusaha melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kita harus membangun hati yang takut akan Tuhan dan semakin mencintai firman-Nya. Jangan hanya mencari berkat Tuhan, tetapi carilah Tuhan dan kehendak-Nya. Kebahagiaan yang sejati akan kita dapatkan ketika hidup berjalan dalam ketaatan kepada Tuhan. Di dalam Tuhan ada sukacita, damai sejahtera dan kehidupan yang penuh berkat.
|| Kebahagiaan sejati Tuhan berikan kepada orang yang hidupnya takut akan Tuhan. ||
Renungkan:
- Apa yang dimaksud kebahagiaan sejati?
- Bagaimana mendapatkan kebahagiaan sejati?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

