Amsal 19:1-29
(Ayat 17) Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi Tuhan, yang akan membalas perbuatannya itu.
Shalom adik-adik,
Firman Tuhan mengatakan bahwa siapa yang menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, seolah-olah memberi hutang kepada Tuhan Yesus. Ini menunjukkan betapa berharganya setiap perbuatan kasih di mata Tuhan Yesus. Mungkin orang yang adik-adik tolong tidak mampu membalas kebaikan adik-adik, tetapi Tuhan Yesus tidak pernah mengabaikan perbuatan kasih yang dilakukan dengan tulus. Adik-adik tidak menolong hanya demi mendapatkan berkat, melainkan karena adik-adik telah menerima kasih dan kemurahan Tuhan Yesus dalam hidup adik-adik.
Adik-adik, belas kasihan adalah salah satu wujud nyata kasih Tuhan Yesus yang bekerja dalam kehidupan adik-adik. Firman Tuhan mengajarkan bahwa ketika adik-adik menolong orang yang lemah, miskin, dan membutuhkan pertolongan, maka adik-adik sedang melakukan sesuatu yang berkenan kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus tidak hanya melihat ibadah dan doa adik-adik, tetapi juga memperhatikan bagaimana adik-adik memperlakukan sesama, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan.
Menolong sesama tidak harus menunggu sampai adik-adik memiliki banyak harta. Adik-adik dapat memberikan bantuan sesuai kemampuan, membagikan makanan, memberikan dukungan, menghibur orang yang sedang berduka, atau meluangkan waktu untuk mendengarkan mereka yang membutuhkan teman. Hal yang terpenting bukanlah besarnya pemberian adik-adik, melainkan ketulusan hati dan kasih yang mendorong adik-adik untuk menolong tanpa mengharapkan imbalan dari manusia.
Adik-adik harus menjadi saluran berkat bagi orang-orang di sekitar adik-adik. Jangan menutup mata terhadap mereka yang sedang membutuhkan pertolongan. Gunakan apa yang Tuhan Yesus percayakan kepada adik-adik untuk membawa sukacita, pengharapan dan kekuatan bagi sesama. Ketika adik-adik menunjukkan belas kasihan kepada orang yang lemah, adik-adik sedang menyatakan kasih Tuhan Yesus melalui kehidupan adik-adik.
|| Belas kasihan kepada sesama seperti memberi hutang kepada Tuhan Yesus dan pada waktunya nanti Tuhan Yesus akan ganti. ||
Renungkan:
- Kenapa saya harus memiliki belas kasihan kepada sesama?
- Apa dampaknya ketika saya berbelas kasihan kepada sesama?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

