Pengkhotbah 2:1-26
(Ayat 25) Karena siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia?
Shalom adik-adik,
Kehidupan yang adik-adik nikmati hari ini merupakan anugerah dari Tuhan Yesus. Makanan yang adik-adik santap, kesehatan yang adik-adik miliki, keluarga yang mengasihi adik-adik dan kesempatan untuk belajar atau bekerja adalah berkat yang patut adik-adik syukuri. Pengkhotbah mengingatkan bahwa tanpa Tuhan Yesus, segala kenikmatan dunia tidak akan memberikan kepuasan sejati. Karena itu, jangan hanya menikmati berkat Tuhan Yesus, tetapi belajarlah untuk selalu mengenal dan mengasihi Sang Pemberi berkat.
Adik-adik, banyak orang berusaha mengumpulkan harta, mengejar kesuksesan dan mencari kesenangan duniawi dengan harapan memperoleh kebahagiaan. Namun, semua itu tidak dapat menggantikan kehadiran Tuhan Yesus dalam hidup adik-adik. Adik-adik dapat memiliki banyak hal, tetapi tetap merasa kosong apabila hati adik-adik jauh dari Tuhan Yesus. Kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh seberapa banyak yang adik-adik miliki, melainkan oleh hubungan adik-adik dengan Tuhan Yesus dan kemampuan adik-adik untuk mensyukuri setiap pemberian Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus ingin adik-adik menikmati kehidupan dengan hati yang penuh syukur dan tidak selalu merasa kekurangan. Jangan terus membandingkan kehidupan adik-adik dengan orang lain sebab hal itu dapat merampas sukacita adik-adik. Nikmatilah makanan yang tersedia, hargailah keluarga yang Tuhan Yesus berikan, dan jalani pekerjaan kita dengan setia. Ketika adik-adik menyadari bahwa semua yang adik-adik miliki berasal dari Tuhan Yesus, hati adik-adik akan dipenuhi damai sejahtera dan sukacita yang tidak bergantung pada keadaan.
Kehidupan yang paling berbahagia bukanlah kehidupan yang memiliki segalanya, melainkan kehidupan yang selalu berjalan bersama Tuhan Yesus. Adik-adik harus hidup dekat dengan Tuhan Yesus. Belajar menikmati berkat tanpa diperbudak olehnya. Utamakan Tuhan Yesus dalam setiap keputusan. Libatkan selalu Tuhan Yesus dalam pekerjaan dan bersandarlah kepada Tuhan Yesus dalam segala keadaan.
|| Kehidupan yang paling berbahagia bukanlah kehidupan yang memiliki segalanya, melainkan kehidupan yang selalu berjalan bersama Tuhan Yesus. ||
Renungkan:
- Apa perbedaan kenikmatan yang dunia berikan dengan kenikmatan yang Tuhan Yesus berikan?
- Bagaimana mendapatkan kenikmatan dari Tuhan Yesus?
Doa:
(Apa yang Tuhan Yesus sampaikan melalui pembacaan firman Tuhan hari ini?)

